Senin, 29 Agustus 2016
Pengertian animasi stop motion
1.Pengertian animasi stop
motion
adalah suatu teknik animasi untuk membuat
objek yang dimanipulasi secara fisik agar terlihat bergerak sendiri. Setiap
pergerakan dari objek tersebut difoto (frame individual), sehingga menciptakan
ilusi gerakan ketika serangkaian frame dimainkan berurutan secara
berkesinambungan. Stop-motionanimation
sering pula disebut claymation karena dalam perkembangannya, jenis
animasi ini sering menggunakanclay (tanah liat) sebagai objek yang
digerakkan.
2.Sejarah
Singkat Stop Motion
Stop motion memiliki
sejarah panjang dalam film.stop motion sering di gunakan untuk menunjukkan
benda bergerak seolah olah benda itu bergerak dengan sihir.orang yang bisa
bilang mendapat pengakuan untuk penciptaan stop motion kali pertama
adalah Albert E.Smith dan J.Stuart
Blackton dalam animasinya yang berjudul The Humpty Dumpty
Circus yang di buat pada 1897.dalam animasi itu ditampilkan sirkus akrobat yang
terdiri atas mainan dan binatang mainan.sayangnya,dokumentasi animasi itu
hilang sehingga tidak ada yang pernah melihatnya lagi.
pada 1902,film Fun In A Bakrey Shop yang di buat oleh Edwin S.Porter sudah mengunakan teknik stop motion.beruntung dokumentasinya sekarang masih bisa di lihat di youtube di urlhttp://bit.ly/mRDjip.
selain di gunakan di film, stop motion juga di gunakan di dunia periklanan,video musik,hingga astronomi. di dunia astronomi,teknik stop motion di pakai untuk memotret analemma matahari,yaitu jejak matahari di langit pada setiap hari yang sama selama setahun dan dilihat dari posisiyangsamadibumi.
kini,meskipun pengunaan teknik stop motion sudah berkurang karena digantikan dengan teknik animasi digital 3D,masih banyak seniman dan artis yang berkarya dengan stop motion.
pada 1902,film Fun In A Bakrey Shop yang di buat oleh Edwin S.Porter sudah mengunakan teknik stop motion.beruntung dokumentasinya sekarang masih bisa di lihat di youtube di urlhttp://bit.ly/mRDjip.
selain di gunakan di film, stop motion juga di gunakan di dunia periklanan,video musik,hingga astronomi. di dunia astronomi,teknik stop motion di pakai untuk memotret analemma matahari,yaitu jejak matahari di langit pada setiap hari yang sama selama setahun dan dilihat dari posisiyangsamadibumi.
kini,meskipun pengunaan teknik stop motion sudah berkurang karena digantikan dengan teknik animasi digital 3D,masih banyak seniman dan artis yang berkarya dengan stop motion.
3.Jenis-Jenis Animasi
Stop Motion
·
Cut Out Animation
Cut Out Animation
menggunakan objek animasi yang dirancang, digambar pada lembar kertas lalu
dipotong sesuai bentuk yang telah dibuat dan diletakan pada bidang datar
sebagai lataar belakang.
·
Clay Animation
Jenis ini menggunakan
Clay (tanah liat, tepung, atau malam) sebagai objek yang digerakkan
·
Puppet
Animation
Objek animasi pada
jenis ini adalah boneka atau figur lainnya yang merupakan penyederhanaan dari
bentuk alam.
·
Pixilation Animation
Pixilation adalah
suatu teknik pemotretan dimana manusia berperilaku seperti boneka. sama
seperti animasi stop motion lainnya, tetapi objeknya adalah manusia yang
berperilaku seperti boneka.
·
Objek Animation
Jenis animasi Stop
Motion yang menggunakan benda-benda (objek) sebagai point utama.
·
GraphicAnimation
Menggunakan gambar sebagai objek animasi
Menggunakan gambar sebagai objek animasi
4.Langkah
Pembuatan Animasi Stop Motion
1. Kamera Foto (digital pocket kamera
atau SLR kamera)
SLR kamera mungkin akan lebih baik karena kita
akan bisa mengatur depth of fill. Tetapi dengan pocket kamera juga sebenarnya
sudah cukup baik dan sebuah komputer. Ada cukup banyak software khusus animasi
stop motion yang dapat digunakan, namun kita dapat juga menggunakan
software-software sederhana seperti iMovie (Machintos) atau Windows Movie
Maker (Windows). Untuk effect dapat digunakan software Adobe After Effect.
2. Siapkan Object
Persiapkan object yang akan kita gunakan sebagai
aktor/aktris dalam stop motion tersebut. Kita dapat menggunakan clay atau tanah
liat, action figure, lego, origami, manusia, atau apapun itu sesuai dengan
kreasi kita. Mungkin akan lebih baik apabila digunakan object yang bersifat
fleksibel atau elastis sehingga mudah untuk membuat suatu pergerakan atau
gerakan.
3. Buatlah Cerita
Buat cerita yang menarik pada karya stop motion
Anda. Buatlah story board, story line dengan detail penjelasan scene direction
dan shootnya, sehingga saat proses produksi kita mempunyai acuan yang jelas
mudah dalam pelaksanaan.
4. Pikirkan Detail Pergerakan
Misalnya saat kita menggunakan effect jatuh atau
effect terbang. Kita harus mencatat adegan-adegan yang mungkin berisi special
effect khusus sehingga tidak ada yang terlewatkan sama sekali scene dan
shootnya dan bisa sekali jalan dalam pelaksanaannya.
5. Mengatur dan Menandai
Atur dan tandai angka-angka posisi (contoh lego)
object sebagai keyframe nantinya. Jika kita menggunakan clay atau action figure
kita dapat memberi tanda di set kita pada awal dan akhir dari sebuah pergerakan
object. Pastikan semuanya sudah diatur dengan view kamera, pastikan object
sesuai penempatannya di frame kamera.
6. Siapkan Kamera pada Posisi yang sudah
ditentukan
Gunakan tirpod atau monopod karena ini penting
sehingga gambar nantinya tidak akan goyang dan tidak terlalu bergetar saat di
reel. Dapat juga digunakan sandaran atau dudukan yang cukup kuat sedemikian
rupa sehingga kamera berada pada posisi diam dan tidak terjadi goncangan atau
goyang atau bergeser saat dilakukan capture gambar.
7. Mengatur Pencahayaan
Ini merupakan hal sangat penting dalam proses
pembuatan animasi stop motion. Dalam hal ini dapat digunakan lampu kamar sebagai
sumber cahaya utama dan lampu belajar sebagai cahaya tambahan. Intensitas
cahaya harus sedemikian rupa sehingga tidak ada kedipan-kedipan cahaya yang
dapat mengganggu cahaya utama atau tambahan. Kedipan-kedipan cahaya biasanya
disebabkan oleh cahaya pintu, jendela, kelambu, tirai, atau yang lainnya.
8. Mulai dengan Mengambil Gambar Pertama
Perhatikan saat setelah pengambilan gambar
pertama apakah ada yang kurang ?… misalnya pencahayaan atau setting posisi
object… segera perbaiki dan ketika gambar pertama sudah bagus, dapat
dilanjutkan dengan pengambilan gambar berikutnya dengan merubah posisi object
sesuai yang telah direncanakan. Lakukan sampai scene selesai. Lakukan pengujian
pada setiap scene gambar yang telah diambil dan lakukan penyimpanan pada komputer
dengan nama folder sesuai scene atau shoot untuk memudahkan proses editing.
9. Editing dan Penggabungan
Setelah langkah no.8 selesai untuk semua scene,
selanjutnya masuk proses editing atau penggabungan semua foto2 menjadi sebuah
animasi stop motion. Software sederhana yang dapat digunakan adalah iMovie,
Windows Movie Maker, atau yang lainnya yang kita kuasai.
10. Penambahan Effect
Penambahan effect, transisi, dan audio dubbing
dapat dilakukan untuk menambah kesan lebih hidup pada animasi stop motion.
11. Export/Render Video
Proses terakhir adalah Eksport atau Render video
animasi stop motion yang telah kita buat.
5.Jelaskan pengertian dari animasi tradisional dan sebutkan ciri cirinya
Tradisional animasi adalah tehnik animasi yang paling umum
dikenal sampai saat ini. Dinamakan
tradisional karena tehnik animasi inilah yang digunakan pada saat aniamsi
pertama kali dikembangkan.Untuk menciptakan ilusi gerakan, setiap gambar harus
sedikit berbeda dari yang sebelumnya. Caranya dengan menjiplak gambar yang dibuat
animator di kertas transparan yang disebut cels. Kemudian gambarnya diisi
dengan cat dalam warna yang berbeda dan juga warna shading yang beda. Nanti
gambar karakter yang sudah di gambar di cel, di foto satu persatu dalam filem
yang latar belakangnya sudah di cat. Tradisional animasi juga sering disebut cel
animation karena tehnik pengerjaannya dilakukan pada celluloid transparent
yang sekilas mirip sekali dengan transparansi OHP yang sering kita gunakan.
Pada pembuatan animasi tradisional, setiap tahap gerakan digambar satu persatu
di atas cel.
6.jenis-jenis animasi tradisional sesuai urutan perkembangan
a. Zoetrope (180 AD; 1834)
Zoetrope adalah perangkat yang
menciptakan citra gambar bergerak. Awal Zoetrope dasar diciptakan di China
sekitar 180 Masehi oleh penemu Ting Huan produktif. Terbuat dari kertas tembus
atau panel mika, Huan tergantung perangkat di atas lampu. Udara berubah naik
baling-baling di bagian atas dari yang tergantung gambar dilukis di panel akan
muncul untuk bergerak jika perangkat berputar pada kecepatan yang tepat.
Para zoetrope modern diproduksi pada
tahun 1834 oleh William George Horner. Perangkat dasarnya adalah sebuah
silinder dengan celah vertikal di sekitar sisi. Sekitar tepi bagian dalam dari
silinder ada serangkaian gambar di sisi berlawanan dengan celah. Sebagai
silinder diputar, pengguna kemudian terlihat melalui celah untuk melihat ilusi
gerak. Zoetrope ini masih digunakan dalam program animasi untuk menggambarkan
konsep awal animasi.
b. Lentera Ajaib
Lentera ajaib adalah pendahulu dari
proyektor modern. Ini terdiri dari lukisan minyak tembus dan lampu sederhana.
Bila disatukan dalam sebuah ruangan gelap, gambar akan muncul lebih besar pada
permukaan yang datar. Athanasius Kircher berbicara tentang hal ini berasal dari
Cina pada abad ke-16. Beberapa slide untuk lentera berisi bagian-bagian yang
bisa digerakkan secara mekanis untuk menyajikan gerakan terbatas di layar.
c.
Thaumatrope (1824)
Thaumatrope Sebuah mainan sederhana
yang digunakan di era Victoria. Thaumatrope adalah disk lingkaran kecil atau
kartu dengan dua gambar yang berbeda di setiap sisi yang melekat pada seutas
tali atau sepasang string berjalan melalui pusat. Ketika string adalah
memutar-mutar cepat antara jari, dua gambar muncul untuk bergabung menjadi satu
gambar. Thaumatrope ini menunjukkan fenomena Phi, kemampuan otak untuk terus
merasakan gambar.
d.
Phenakistoscope (1831)
Sebuah disk phenakistoscope oleh
Eadweard Muybridge (1893). Phenakistoscope adalah perangkat animasi awal,
pendahulu dari zoetrope tersebut. Ini diciptakan pada tahun 1831 bersamaan
dengan Belgia dan Joseph Plateau Simon von Stampfer Austria.
e. Buku Flip
(1868)
Buku Flip pertama dipatenkan pada
1868 oleh John Barnes Linnet. Buku sandal itu lagi pembangunan yang membawa
kita lebih dekat dengan animasi modern. Seperti zoetrope, Kitab flip
menciptakan ilusi gerak. Satu set gambar berurutan membalik pada kecepatan
tinggi menciptakan efek ini. Para Mutoscope (1894) pada dasarnya adalah sebuah
buku flip dalam sebuah kotak dengan pegangan engkol untuk membalik halaman.
f.
Praxinoscope (1877)
Para praxinoscope, ditemukan oleh
ilmuwan Perancis Charles – Émile Reynaud, merupakan versi lebih canggih dari
zoetrope tersebut. Ini digunakan mekanisme dasar yang sama strip gambar
ditempatkan pada bagian dalam silinder berputar, tapi bukannya melihat melalui
celah, itu dilihat dalam serangkaian kecil, cermin stasioner di sekitar bagian
dalam silinder, sehingga animasi akan tinggal di tempat, dan memberikan gambar
lebih jelas dan kualitas yang lebih baik. Reynaud juga mengembangkan versi yang
lebih besar dari praxinoscope yang dapat diproyeksikan ke sebuah layar, yang
disebut Optique Théâtre
7.Cara kerja
cel animasi
Cel animasi mengacu kembali ke cara Tradisional
animasi dalam satu set gambar tangan. Dalam proses animasi, gambar banyak
diciptakan yang sedikit berbeda tetapi progresif di alam, untuk menggambarkan tindakan-tindakan
tertentu. Telusuri gambar pada lembar yang jelas. Lembar jelas adalah dikenal
sebagai cel dan merupakan media untuk menggambar frame. Sekarang menggambar
garis besar untuk foto-foto dan pewarnaan mereka pada kembali dari cel
tersebut. Cel merupakan metode yang efektif yang membantu untuk menghemat
banyak waktu dengan menggabungkan karakter dan latar belakang. Ini juga
memungkinkan untuk menempatkan gambar-gambar sebelumnya di atas latar belakang lain atau cels setiap saat diperlukan. Di sini, Anda
tidak perlu menggambar gambar yang identik lagi karena memiliki kemampuan
menyimpan animasi sebelumnya yang dapat dimanfaatkan bila diperlukan.
8.Tahapan Proses Pembuatan Animasi :
- Pra produksi Adalah tahapan sebelum
produksi. Disini semua hal yang berkaitan dengan proses pembuatan karya
animasi disiapkan. seperti membuat team, membuat cerita, membuat naskah,
membuat storyboard, exposure sheet, membuat animatic, merekam suara,
membuat desain tokoh, merancang warna mood, dan seterusnya
- Produksi
adalah tahapan dimulainya proses membuat karya
animasi. Pada tahap ini dibagi menjadi beberapa divisi. Keyframe.
Bertugas membuat gambar atau gerakan kunci, Inbetween. bertugas
meneruskan gambar dan gerakan yang sudah dibuat oleh keyframer, Pencil test.
gambar yang masih kasar dan belum sempurna tadi akan dilihat dulu hasilnya,
dengan cara di scan dan kemudian di atur dengan software lalu
ditayangkan/preview, Cleanup. membersihkan garis gambar sehingga rapi
dan enak dilihat, Scan. memindai gambar kedalam computer, Color.
mewarnai gambar dengan menggunakan software, Finishing. memperbaiki
timing animasi dan penyempurnaan. Misalnya menambahkan efek gambar, dll,dan Render.
Project yang sudah selesai lantas di simpan dalam bentuk file movie.
Pasca produksi
Adalah
bagian terakhir dari rangkaian proses pembuatan karya animasi.
Disini karya animasi tadi akan dipoles dan diedit
sehingga menjadi sebuah karya utuh yang enak dilihat.
9.Istilah-istilah dari:
- Keyframe. Bertugas membuat gambar atau
gerakan kunci.
- Inbetween. bertugas meneruskan gambar
dan gerakan yang sudah dibuat oleh keyframer.
- Cleanup. membersihkan garis gambar
sehingga rapi dan enak dilihat.
- Scan. memindai gambar kedalam
computer.
Langganan:
Komentar (Atom)


